- Kehidupan Kampus
- Diktisaintek Berdampak

Amanat Peran Kemdiktisaintek
4 Dari 8 Misi Presiden Dan Wakil Presiden
Dalam 5 tahun, fondasi Indonesia Emas 2045 harus diwujudkan dengan 8 program hasil terbaik cepat yang dikawal langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden.
2
Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
3
Mencetak dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan lumbung pangan desa, daerah, dan nasional.
4
Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
5
Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Memperkuat filosofi tridharma perguruan tinggi yang telah menjadi nilai dasar peran perguruan tinggi di Indonesia:
- Pengajaran yang berdampak pada kualitas dan relevansi lulusan.
- Penelitian yang berdampak pada masyarakat dan industri.
- Pengabdian yang berdampak pada kemajuan bangsa.
Menyambut pergeseran paradigma perguruan tinggi generasi keempat:
Respon terhadap dunia digital dan teknologi; Berfokus pada dampak sosial, inovasi inklusif dan keberlanjutan; Model quadruple-helix: tambahkan masyarakat ke dalam kolaborasi (Chernaya, 2023; Subic, 2025).
Unesco (2021): pendidikan dan sains sebagai kontrak sosial.
- Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama (keterlibatan berbagai stakeholders).
- Pendidikan menyelesaikan masalah bersama (kriris iklim, perdamaian, teknologi industri, dan lainnya).
Recreating dan recontextualise konsep innopreneurship perguruan tinggi dan lembaga riset.
Riset dan perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada manfaat nilai bisnis semata, tetapi juga manfaat langsung bagi masyarakat luas, mulai dari perekonomian hingga kebudayaan (Engage EU, 2020).
Menghargai diversifikasi antara theoretical scholarship, craft scholarship, integrative scholarship, dan clinical scholarship, dan memperkuat kolaborasi keempatnya (Dimov, 2020).
Gotong royong menyiapkan talenta masa depan untuk menopang pembangunan dan industri nasional.
- KIP Kuliah dan KIP Kuliah Daerah.
- Sekolah Garuda: Talenta dan Ekosistem Sains.
- 1 Riset - 1 S3 (Penguatan PMDSU).
- Revitalisasi Pendidikan STEAM.
- Pemimpin Masa Depan Indonesia Emas melalui Mahasiswa Berdampak.
Mendorong hilirisasi produk akademik melalui hilirisasi.
- Program saintek untuk inovasi berdasarkan skema.
- Pembinaan/afirmasi, penugasan, dan AstaCita.
- Penguatan platform dan skema pendanaan padanan.
- Penguatan PT Vokasi.
Memberikan solusi berbasis riset untuk kebijakan publik dan pembangunan nasional.
- Penguatan PUAPT (Interuniversity Center for Excellence).
- Science Techno Park.
- Penguatan komunikasi sains.
Otonomi menjadi landasan utama agar tiga aspek agregator "berdampak" dapat terwujud.
- Tata kelola kelembagaan.
- Pembelajaran transformatif.
- Tata kelola keuangan.
- Mentoring perguruan tinggi.
- Penguatan otonomi PT Vokasi.
Tujuan 1: Memperkuat SDM Unggul
Program Mentoring PT Daerah Mampu Berdampak

Mentoring PTN
Revitalisasi PTN Peningkatan tatakelola dan kualitas tridharma di PTN Satuan Kerja oleh PTNBH yang memiliki karakteristik beririsan.
Mentoring PTS
Kemitraan PTS Program kemitraan PTS daerah oleh PTS berkemampuan tinggi untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi, dan kualitas tridharma.
Ke depan, PT Daerah dan PT Binaan diubah dalam skema Mentoring: Setara dan Bersama Bertransformasi.
- Peluang program double degree antar perguruan tinggi Mentee dan Mentor. Hal ini membuka peluang peningkatan kualitas pengembangan SDM yang terjangkau.
- Peluang pertukaran pengajar untuk saling belajar.
- Peluang riset kolaboratif antar ilmuwan perguruan tinggi yang multidisiplin.
- Pembuatan konsorsium pengabdian pada Masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan di daerah.
- Meningkatkan Akses Pendidikan Tinggi di Daerah.
- Pemerataan Akses Pendidikan Tinggi.
- Mentoring PTS: Kemitraan PTS Program kemitraan PTS daerah oleh PTS berkemampuan tinggi untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi, dan kualitas tridharma.
- Perguruan Tinggi Sebagai Simpul Pertumbuhan Ekonomi Daerah/Kawasan (Produk Kampus/Hilirisasi).
- Mempermudah akses Pendidikan Tinggi.
- Memperkuat SDM Unggul Daerah.
Tujuan 1: Memperkuat SDM Unggul
Mahasiswa Berdampak: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan Indonesia Emas
- Kemah kepemimpinan level nasional bersama tokoh masyarakat, CEO, dan tokoh pemberdaya lainnya.
- Pengembangan Organisasi Mahasiswa.
- Pengabdian kepada masyarakat.
- Kolaborasi dengan start-up.
- Kewirausahaan dan percepatan pertumbuhan ekonomi.
- Magang industri.
- Meningkatkan kualitas kompetisi prestasi mahasiswa dalam bidang saintek, olahraga, dan seni.
- Menyiapkan bantuan pendidikan berbasis prestasi akademik dan non akademik.
- Fasilitasi kompetisi dan kolaborasi di level internasional.
- Pekan Ilmiah Nasional.
- Kolaborasi riset dengan peneliti senior.
- Kolaborasi program komunikasi sains untuk meningkatkan minat sains di generasi muda.
- Sekolah Unggulan Garuda untuk kader talenta saintek dan memperkuat ekosistem sains.
- Beasiswa Garuda.
Tujuan 1: Memperkuat SDM Unggul
Sains Dan Teknologi Berdampak
#SaintekBerdampak

- Beasiswa Indonesia Maju 4.
- Beasiswa Unggul Garuda.
- Persiapan Talenta Muda Menuju Sekolah Unggul (PISA).
#TalentaSaintekBerdampak

- Diseminasi dan promosi pemanfaatan saintek.
- Diplomasi sains dan teknologi.
- Penguatan ekosistem dan budaya saintek:
- Pembangunan repositori saintek.
- Indonesia akses tunggal #SATU.
- Katalisator Kemitraan Berdikari.
- Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Living Lab).
- Rapsodi Seni dan Saintek.
#MinatSaintekBerdampak

- Revitalisasi LPTK.
- Model dan Pembelajaran Transformatif.
- Saintek Edu (Sains dan Teknologi untuk Pendidikan Transformatif).
#PembelajaranTransformatifBerdampak
Tujuan 2:
Pusat Riset Dan Akselerator Kebijakan Strategis

Penugasan Riset Prioritas Kepada Konsorsium Perguruan Tinggi
- Program Prioritas berdasarkan pada Asta Cita Presiden (seperti katahanan pangan, hilirisasi).
- Kemdiktisaintek berkoordinasi dan berkolaborasi dengan K/L lain, BUMN, dan DUDI untuk mplementasi kebutuhan inovasi siap guna.
- Konsorsium didasarkan pada kepakaran dari teknologi yang hendak dicapai.

Penguatan Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi Tematik
- Berperan dalam advokasi kebijakan, riset dasar, riset terapan sesuai dengan bidang utama yang disasar Asta Cita.
- Pusat unggulan mengumpulkan para ahli dari berbagi perguruan tinggi dalam bidang yang sama, serta regenerasi ilmuwan (S3).

Penguatan Perangai Ilmiah Masyarakat melalui Komunikasi Sains
- Diseminasi dan promosi sains dan teknologi.
- Diplomasi sains dan teknologi.
- Penguatan ekosistem budaya sains dan teknologi.
- Rapsodi seni dan saintek.
Tujuan 3:
Kampus Sebagai Simpul Pertumbuhan Ekonomi
Memperkuat SDM Unggul dan Pusat Riset dan Akselerator Kebijakan Strategis menjadi Kampus sebagai Simpul Pertumbuhan Ekonomi.

Pendanaan dilakukan dengan tiga skema:
- Skema Penugasan.
- Skema Asta Cita.
- Skema Kompetitif Terbuka.

- Penguatan ekosistem hilirisasi Kedaireka.
- Penguatan riset multi-stakeholders: perguruan tinggi, usaha/industri, pemerintah (pusat dan daerah), komunitas/masyarakat.
- Kerja sama dilakukan dalam bidang penelitian, pelayanan ke industri dan masyarakat, pembuatan start-up dan pusat penelitian (research center).

Penguatan PT Vokasi:
- Penguatan otonomi PT Vokasi.
- Peningkatan dan pengalokasian mahasiswa baru vokasi sesuai kebutuhan dunia kerja (penguatan minat, pembagian alokasi).
- Politeknik berbasis factory teaching.
- Pendidikan vokasi di Perguruan Tinggi/Institut menjadi penerapan riset.




